dewadewiku

kumpulan cerpen

Posted on: December 20, 2010

CINTA BUKAN UNTUKKU

Hari ini hari pertama dina masuk pertama masuk SMA. Hari pertamja ini dina masih mencoba beradaptasi dengan lingkungan sekolah barunya. Dina mempunyai dua teman dekat saat itu,namanya ema dan rina. dina melihat seorang lelaki yang berparas manis di kelasya,namanya dimas. hari demi hari bukan hanya perasaan kagum yang dina rasakan,tapi lebih.dina selalu terbayang senyumya,sikapya dan semua tentang dirinya.dina tak lupa mencari segala info tentang si dia.teryata rumah dimas dekat dengan rumah dina.setelah satu minggu dimas ada di kelas sepuluh tujuh,dimas pindah kelas di kelas sepuluh empat.dina sangat kecewa.dina pulang sekolah lalu menangis.mengapa semua ini tak sesuai dengan apa yang dia harapkan.dina mencoba untuk tegar.dina mencoba mencari info tentang nomer hpnya.setelah dina mendapatkan nomer hp dimas,lalu dina mengirim sms ke dimas”malam dimas” lalu beberapa menit kemudian dimas membalas sms dina “malam juga, ini siapa ya?”dina tak ingin memberitahukan tentang jati dirinya.setiap hari,dina dan dimas saling mengirim sms. Dengan rasa penasaran dimas, dimas pun mencari tahu siapa pengirim sms rahasia itu.suatu hari dimas mengetahui siapa pengirim sms yang selama ini mengaguminya.dimas mengetahuinya dari teman dekat dimas,namanya arifin,yang juga satu kelas dengan dina.sejak itu dina pun sangat malu sekali,setiap berjumpa dengan dimas.tapi justru dari semua itu dimas memberikan respon yang positif.dimas memberikan sinyal-sinyal yang baik kepada dina.dimas juga sering kerumah dina.setelah dina merasa sangat bahagia dengan semua perhatian dimas,tentu saja dina mengharapkan sesuatu yang lebih bukan hanya HTS(hubungan tanpa status).setelah dirasa cukup untuk sekedar pendekatan,dina selalu menanti kapan dimas akan menyatakan perasaanya.mengapa dimas selalu memberikan harapan-harapan tanpa kepastian.suatu hari saat dina dan teman-teman pulang,dina melihat dimas akan pulang bersama seorang perempuan.dia anak kelas sepuluh dua,namanya risma.dina muklai berfikir tentang nasip hatinya.tapi dina berfikir posthink dan posthink.dan saat risma keluar di dekat pintu gerbang,dina memberanikan diri untuk bertanya tentang hubungan risma dengan dimas.kata risma,mereka itu sedang berpacaran.dina mencoba untuk menahan luapan air mata dan cabikan-cabikan di dalam hatinya.setelah meninggalkan risma,dina menangis dan dia merasa sangat di bohongi oleh dimas.bila memang dimas tak mencintai dina mengapa dimas memberikan harapan kosong pada dina.dina sangat kecewa.dina ingin mencoba melupakan semua hal tentang dimas.dina trlalu sakit.dina mencoba menata hidupnya kembali dengan serpihan-serpihan hatinya dan perasaanya yang kandas tanpa jawaban.

Dina,ema dan rina sedang asyik bercerita tentang segala hal.terutama tentang cowok gebetan mereka.rina bercerita tentang cowok yang dia kagumi di kelas kami,namanyan indra.sebenarya dari persahabatan kita bertiga,rina tak menyukai bila dina dengan ema lebih dekat.secara tidak langsung rina ingin memisahkan persahabatan dina dengan ema.semuapun berhasil dia lakukan.dina tau teryata rina tak begitu menyukainya.entah karena alasan apa.dina tak ambil pusing dengan semua itu.seorang teman dina yang bernama wulan sangat baik dengan Dina. Wulan mengajak Dina untuk duduk bersamanya di belakang. Dina menerima tawaran Wulan. Saat Dina duduk di belakang bersama wulan, Dina tak tau mengapa Indra selalu mengamatinya. Semula Dina hanya menganggap semua itu wajar. Suatu hari teman sebangku Indra yang bernama Andi mengatakan pada Dina kalau sebenarnya Indra menaruh hati kepadanya. Tapi Dina seolah tak percaya dengan apa yang dikatakan Andi. Semakin hari sikap Indra semakin menandakan bahwa Indra memiliki perasaan pada Dina. Sebenarnya Dina hanya menganggap sebagai teman. Lagipula Dina merasa tidak enak hati pada Rina, karena Rina menyukai Indra sejak pertama. Suatu hari Indra mengatakan kepada Andi untuk membuat janji dengan Dina. Karena Indra ingin mengungkapkan perasaannya kepada Dina. Dina merasa takut dan bingung, apa yang harus dilakukannya. Sewaktu di kelas ketrampilan dan Dina sedang mengerjakan tugasnya menjahit, Indra mendatanginya dan menunggu Dina di depan pintu. Lalu Indra memanggil-manggil Dina. Tapi Dina tak mempedulikannya. Dina takut bila Rina melihat itu semua, dan pasti Rina semakin membenci Dina. Indra menunggu cukup lama. Tapi Dina tak juga mau keluar kelas. Setelah setengah jam Indra menunggu, akhirnya Indra dkk pergi dan kembali ke kelas.

Pagi harinya semua sikap dan perhatian Indra berubah drastis. Dina berpikir, apa gara-gara kejadian kemarin Indra tak mau berbicara dengan Dina lagi. Dina merasa sangat bersalah, dan Dina tau dengan kata maaf tidak akan meleburkan kebencian Indra pada Dina. Dina berusaha untuk meminta maaf pada Indra, dan Indra hanya memberikan tanggapan yang seperlunya saja. Dina sangat menyesal dengan apa yang telah dilakukannya kepada Indra. Sejak kejadian itu, Rina mengetahui semuanya. Rina menganggap Dina merebut Indra darinya. Dan Rina semakin membenci Dina. Mengapa dengan waktu yang singkat Dina membuat dua hati terluka. Sedangkan hati Dina juga masih hancur. Rina tak pernah mengajak Dina bicara. Dina mencoba menerima semua itu. Sekarang Rina selalu mendekati Indra sedikit demi sedikit dengan menelfon, mengerjakan tugasnya dan mendekatinya saat di kelas. Saat itu Dina merasa ada yang berbeda dari hatinya. Saat Rina mendekati Indra di kelas, mengapa Dina merasa sakit dan tak siap untuk menerima itu semua. Dina hanya bisa meratapi kesedihannya dan sangat menyesalinya. Mengapa Indra mau menanggapi Rina di depan Dina. Dulu perasaan Dina tak seperi ini denga Indra. Tapi mengapa saat Indra dengan yang lain, Dina sangat cemburu. Dina sangat menyayangi Indra, bukan karena pelarian cintanya dengan Dimas, tapi karena semua perhatian Indra yang sedikit demi sedikit meluluhkan hati Dina.  Dina memang sangat sakit dengan perasaannya bersama Dimas dan Indra. Dina ingin bangkit dari keterpurukannya. Dina mengalah untuk kesekian kalinya. Mungkin semua ini yang terbaik untuk dirinya. Sahabat Indra yang bernama Andi dan Doni yang semula dengan Dina, kini mulai menjauh hubungan kami. Karena sikap RIna yang memisahkan persahabatan Dina dengan mereka.dina mencoba bertahan dengan semua ini.

Saat kenaikan kelas sebelas,dina mengambil jurusan IPSdan rina mengambil jurusan IPA.dina sangat lega karena tidak satu kelas dengan rina lagi.dina satu kelas dengan andi dan doni.suatu saat dina dan rini(teman sebangku dina)duduk di depan andi dan doni.doni selalu meminta dina duduk di dekatnya.karena seringnya dina dan doni duduk berdekatan dan seringnya bercerita,sepertinya doni menyimpan rasa pada dina.dina menjadikan kedekatan ini bukan karena perasaan tetapi karena persahabatan.

Pada saat hari senin dina dan temannya tidak mengikuti upacara dan ternyata doni juga tidak ikut upacara dan sengaja menemani dina di kelas.doni berkata kepada dina ‘’Din,boleh aku pinjam bukumu?’’lalu dina membalas di buku itu’’iya boleh’’.lalu doni menuliskan sesuatu di buku dina yang isinya’’Din,seandainya aku suka sama kamu gimana?’’lalu doni memberikan buku itu dengan dina.dan dina membalas’’enggak mungkin don,kamu  suka ama aku’’.doni membalas ‘’aku beneran suka n sayang ama kamu din’’.dina tak mau terluka tak mau terluka untuk kesekian kalinya.dia tak menganggap serius dengan apa yang doni katakan tadi.lalu doni berkata’’Din,nanti pulang sekolah aku tunggu di belakang kelas ya?’’dina ingin menolaknya tapi dina tak tega karena doni begitu ambisius dengan perasaannya.saat itu doni sudah berada di belakang kelas,lalu dina mendatanginya lalu doni berkata’’Din,aku cinta padamu,kamu enggak jadi pacarku?’’lalu dina hanya bingung dan diam dengan perasaannya.dina takut dia salah langkah lagi.lalu dina berkata pada doni’’don,untuk saat ini aku lum bisa,beri aku waktu’’.berbeda dengan indra,doni semakin semangat untuk mendapatkan hati dina.semua cara dia  lakukan untuk meluluhkan hati dina.dengan berjalannya waktu dina semakin tak tau jawaban apa yang akan dia berikan bila doni selalu mengharapkannya.dina tak tega untuk menolak cinta doni tapi dina juga lum bisa menerima doni,setelah dina di lukai dimas dan indra.dina tau kalau doni sangat mencintainya tapi butuh waktu untuk dina membuka hatinya.

Suatu hari rina tau bahwa doni menaruh hati pada dina.karena saat di kelas sepuluh rina juga berteman dengan doni,dia tak merelakan doni mendekati dina.rina mengirim sms pada dina untuk tidak dekat-dekat dengan doni dan memaka-maki dina tentang segala hal.dina tak taw dengan cara apa  menghadapi sikap rina yang sangat egois.mengapa rina selalu menghambat kisah hidup dina.rina membujuk doni agar meninggalkan dina dan mencari yang lain.rina masih sakit hati dengan dina karena masalah dengan indra terdahulu.suatu ketika rina semakin marah pada dina dan melabrak dina saat di kelas dan memaki-maki dina.dina pun tak terima dengan apa yang telah di katakana rina.dina merasa pengorbanannya untuk rina malah menjadi kesalahpahaman.apa salah dina dicintai?mengapa Rina seolah-olah menganggap dina merebut semua yang Rina miliki.Rina melempar dina dengan buku dan saat itu mereka berkelahi di depan kelas. Mereka pun masuk BP.Tapi BP tau kalau rina yang salah karena memicu perkelahian. Dina tak mengerti mengapa semua ini harus terjadi padanya.saat dina mencoba mengalah dan ingin melepaskan doni.doni mulai berubah pada Dina. Mengapa Doni lebih mempercayai rina yang jelas-jelas menjelek-jelekkan Dina di depannya. Dina dan Doni tak saling bicara satu sama lain . sampai di kelas tiga pun Doni diam seribu bahasa. Mengapa kesalahan yang sama harus dina perbuat saat doni dengan Dina saling mendiamkan. Doni selalu mencoba memanas-manasi Dina dengan Doni mendekati perempuan-perempuan di kelas. Memang dengan cara ini Dina cemburu. Dina tak punya hak untuk marah karena di antara mereka tak ada status. Bila Dina tak marah,dia juga lebih tak bisa karena Dina mulai mencintai Doni. Dina selalu merasa salah dalam hal ini.

Kelas dua belas mulai di sibukkan dengan Try Out ujian akhir. Dina semakin takut akan nasib hatinya dengan Doni. Di dalam benak Dina hanya ada seribu pertanyaan di hati tanpa jawaban. Mengapa Dina mencintai Doni,di saat Doni tak lagi mencintainya,itu pikirnya. Dina yakin perasaan seseorang tak akan semudah itu hilang,Dina yakin Doni masih merasakan perasaan yang sama dengannya,walaupun tak tau seberapa besarnya.

Sehari sebelum perpisahan anak kelas dua belas,Dina menelfon Doni untuk memperjelas semuanya,dengan niat mengurangi beban dalam hatinya. Dina justru berharap bisa jadian dengan Doni walaupun sudah hampir kelulusan. Saat hari perpisahan tiba,Dina hanya memandangi wajah yang sebentar lagi tak akan di lihatnyasesering di sekolah,karena waktu kontrak seragam abu-abu akan habis.  Saat itu Dina tak berani bicara tentang semua kepada Doni. Mengapa lidahnya selalu membeku di saat dia bertatapan dengan Doni. Setelah pulang dari sekolah,Doni mengirim sms pada Dina yang isinya’’Mengapa,kau tak mau bicara padaku tadi,aku  sudah menunggu saat-saat itu sejak dua tahun yang lalu,Din…aku masih selalu menanti jawaban dari hatimu untukku,besok aku mau ketemu denganmu din,aku tunggu di depan jalan rumahmu’’. Keesokan harinya di tempat yang telah di janjikan. Doni mengungkapkan perasaannya lagi pada Dina. Doni berkata’’Din,sekarang ini aku masih sayang padamu din,entah sebesar apa,ku tak tau,walaupun tak sebesar dulu saat ku benar-benar menyanyangimu,aku begini karena kau tak pernah memberi satu kepastian untuk hubunganku denganmu,sekarang bagaimana dengan perasaanmu padaku Din?’’pada saat itu Dina hanya diam dan diam. Mereka mengakhiri pertemuan mereka walau tanpa jawaban yang pasti. Setelah sampai di rumah Dina sangat menyesal tak mengatakan yang sebenarnya. Dina mengirim sms ke Doni yang isinya’’Don,aku juga sayang kamu Don’’.Lalu Doni membalas’’Din,kamu mau enggak jadi  pacarku?’’ Lalu Dina membalas’’aku mau jadi…….mu?’’Sejak itu mereka resmi jadian. Tapi Dina merasa Doni tak perhatian padanya sebagai pacar,Doni benar-benar berubah. Perasaannya memang tak sebesar dulu. Dina canggung dengan hubungan mereka. Pada saat itu ada lelaki dari kelas lain yang sedang mendekati Dina,namanya Bayu. Bayu selalu rajin mengirim sms dan memberi perhatian ke Dina. Sebagai seorang perempuan, Dina juga membutuhkan perhatian dari orang yang di sayanginya. Setelah lulus SMA, Doni pergi bekerja di padang,dan Doni semakin tak peduli pada Dina,untuk sekedar mengirim sms saja jarang. Dina memutuskan untuk mengakhiri hubungan mereka,karena ibarat pohon.sesubur apapun pohon itu jika tidak pernah di siram pasti air pasti akan mati.begitu pula dengan cinta, bila cinta itu tidak di jaga dengan baik dan tak ada rasa peduli,cinta itu juga akan tandus dan akhirnya akan berpisah. Memang Dina sangat mencintai Doni, tapi Dina tak pernah bahagia bila Doni tak pernah meluangkan waktu untuk Dina. Suatu hari Bayu mengungkapkan perasaannya kepada Dina. Dina memang tak pernah ada rasa dengan Bayu, tapi Dina percaya dengan waktu perasaan akan hadir. Dina mencoba membuka hatinya untuk Bayu. Bayu lelaki yang dicari Dina selama ini. Bila Bayu adalah lelaki terbaik untuknya Dina tak akan menyia-nyiakannya seperti yang lain. Mesti saat ini Doni tak pernah menganggap Dina sebagai sahabat lagi, tapi semoga suatu saat nanti situasinya akan lebih baik dari saat ini, dan semoga Doni akan mendapatkan yang lebih baik. Cinta adalah bukan bagaimana cara kita memiliki tapi cara kita memahami.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


  • Mr WordPress: Hi, this is a comment.To delete a comment, just log in, and view the posts' comments, there you will have the option to edit or delete them.

Categories

%d bloggers like this: